PERAN DIET DALAM PENCEGAHAN DAN TERAPI HIPERTENSI

Meilani Kumala

Sari


Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia dalam dekade terakhir ini. Berbagai penelitian menunjukkan hipertensi merupakan faktor risiko utama dalam terjadinya stroke, penyakit jantung iskemik, dan gagal ginjal. Terapi hipertensi dapat menurunkan risiko stroke sebesar 40% dan risiko miokard infark sampai 15%. Perubahan gaya hidup yang merupakan bagian dari penatalaksanaan hipertensi dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan efektivitas obat antihipertensi, dan menurunkan risiko kardiovaskular. Modifikasi pola asupan makanan sehari-hari merupakan salah satu komponen perubahan gaya hidup yang mempunyai peran paling besar dalam menurunkan tekanan darah. Modifikasi pola asupan makanan dimaksud adalah mengikuti pedoman umum gizi seimbang juga sesuai dengan dietary approach to stop hypertension (DASH), yaitu tinggi sayuran dan buah, bahan makanan tinggi serat, susu rendah lemak, daging, dan kacang-kacangan. Perlu diperhatikan juga asupan energi, jumlah dan jenis protein, serta komponen lemak dan karbohidrat. Selain itu, bahan makanan kaya akan mineral dan vitamin, serta nutrien spesifik, seperti asam lemak tak jenuh omega-3 mempunyai peran dalam pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi.

Kata Kunci


dietary approaches to stop hypertension (DASH), hipertensi, modifikasi diet, modifikasi gaya hidup

Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Damianus Journal of Medicine

School of Medicine - Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Lukas Bld., Room L-401, Pluit Raya 2, North Jakarta 14440

Phone: +62 21 669 4366, 669 3168 ext 252

e-mail: damianusjmed@atmajaya.ac.id

p-ISSN: 2086-4256