Immoralitas Fraud dan Upaya Preventifnya

Kasdin Sihotang

Abstract


ABSTRAK: Fraud merupakan tindakan penipuan dengan tujuan mendapatkan uang atau memuaskan kepentingan pribadi. Motif utama di balik tindakan fraud adalah ekonomi, yakni mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya bagi diri sendiri atau perusahaan dengan menghalalkan segala cara. Dengan kata lain, fraud adalah tindakan tidak etis, karena tindakan ini mengabaikan kejujuran, merampas hak orang lain, serta mematikan tanggung jawab terhadap hak dan hidup orang lain. Melihat berbagai dampak negatif ini, fraud harus dihentikan. Cara menghentikannya adalah meningkatkan kualitas etis pribadi dengan menghidupkan kesadaran moral individu dan menerapkan tata kelola yang baik di perusahaan dengan memberlakukan prinsip tatakelola, yakni transparansi, tanggung jawab, akuntabilitas dan fairness dalam kegiatan bisnis.

KATA KUNCI: fraud, immoralitas, tata kelola, konsientisasi.

ABSTRACT: Fraud is a criminal kind of deception intended for fi nancial or personal gain. Fraud is motivated by economy, intended to gain a big profi t for oneself or
company. In other words, fraud is an unethical action, because it neglects honesty, deprives someone’s rights, and subverts responsibility for the rights and lives of others. Considering these negative eff ects, fraud must be prevented by increasing ethical awareness and implementing good corporate governance, based on transparency,
accountability, responsibility and fairness in business activities.

KEYWORDS: fraud, immorality, governance, conscientization.


References


Baudrillard, Jean (1996), Masyarakat Konsumsi, terj, Yogyakarta: Penerbit Kreasi.

B Rae, Scott dan Kenman L Wong ( 2004), Beyond Integrity, Michigan: Zondervan.

Beauchamp, Tom L, Norman E Bowie, Denis G Arnold, ed. (2009), Ethical Th eory and Business, 8th Edition, London: Pearson Prentice Hall.

Bertens, K (2013), Pengantar Etika Bisnis, edisi revisi, Kanisius: Yogyakarta.

Cohen, J., Ding, Y., Lesage, C., & Stolowy, H. (2010). “Corporate Fraud and Managers' Behavior: Evidence from the Press”. Journal of Business Ethics, Vol 95, Issue 2 Supplement, 271-315.

David T.Wolfe, D. R (2004). “Th e Fraud Diamond: Considering Th e four Elements of Fraud”. CPA Journal; Vol: 74 Issue 12 , 38-42.

DesJardin, Josep (2011), An Introduction Business Ethics, USA: McGraw Hill, hlm. 85.

Dewey, John ( 1944), Democration and Education, USA: Free Press Ltd.

Dua, Mikhael (2010), Filsafat Ekonomi, Kanisius: Yogyakarta.

Freire, Paulo (1995), Pendidikan Kaum Tertindas, Jakarta: LP3ES.

Freire, Paulo (2000), Pendidikan sebagai Sebuah Proses, terj Agung Prihantono, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gobel, Frank G (1987), Mazhab Ketiga: Psikologi Humanistik Abraham Maslow, Yogyakarta: Kanisius.

Handoko, Prihantono (2018), Etika Bisnis dan Profesi: Sebuah Pencarian, Jakarta: Rajawali.

Hayek, FA (1958), Individualism and Economic Order, USA: The University of Chicago Press.

Hesselbein, Frances dkk. (1997), Th e Organization of the Future, Jakarta: Elexmedia Komputindo.

J Karstein, Samuel (2002), Kant’s Search for the Supreme Principle of Morality, UK: Cambridge University Press.

K. Rae & Subramaniam, N. (2008), “Quality of internal control procedures: Antecedents and Moderating Eff ect on Organisational Justice and Employee Fraud” dalam Managerial Auditing Journal, 23(2), hlm. 104-124.

K Kaswardi, EM (ed), Pendidikan Nilai Memasuki Tahun 2000, Jakarta: Grasindo.

Keputusan Menteri BUMN Nomor 117, tahun 2002.

Magnis Suseno, Franz (1996), Etika Dasar: Masalah-masalah Filsafat Moral, Yogyakarta: Kanisius.

Magnis Suseno, Franz (1991), Etika Politik: Prinsip-prinsip Moral dasar Kenegaraan Modern, Jakarta: Gramedia, 203-210.

Purba, Bona P (2015), Fraud dan Korupsi: Pencegahan, Pendetektsian dan Pemberantasannya, Penerbit Lestari Kiranatama: Jakarta.

Roberts, Russ (2014), How Adam Smith Can Change Your Life, UK: Portofolio King.

Said, Jamal dan Shah Alam, Mahmudul Alam, dan Marham Rafi di (2017), “Integrating Ethical Values into fraud Triangle Th eory in Assessing Employee Fraud: Evidence from the Malaysian Banking Industry” dalam Journal of International Studies, 10(2), 170-184. doi:10.14254/2071-8330.2017/10-2/13, pp. 170.

Sihotang, Kasdin (2019) Etika Profesi Akuntansi: Kasus dan Teori, Yogyakarta: Kanisius.

Sihotang, Kasdin (2014), Kerja Bermartabat, Jakarta: Penerbit Atma Jaya.

Sihotang, Kasdin (2019), Berpikir Kritis: Kecakapan Hidup di Era Digital, Yogyakarta: Kanisius.

Sihotang, Kasdin (2018), Filsafat Manusia: Jendela Menyingkap Humanisme, Yogyakarta: Kanisius.

Smith, Adam (1982 ), Th e Th eory of Moral Sentiment, Indianapolis: Liberty Fund.

Weiss, W. Joseph (2003), Business Ethics: A Stakeholder and Issues Managmenet Approach, Australia: Tomson, Ltd.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.